Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Mengenal Memory Eksternal

Agustus 31, 2017
Memory Card merupakan sebuah alat (card) yang berfungsi sebagai daerah penyimpanan data digital (seperti gambar , audio dan video) pada sebuah gadget menyerupai kamera digital , PDA dan Handphone. Ukuran dari kartu memori ini bermacam-macam mulai dari MB(setahu aku tidak ada untuk memory card KB dan belum ada untuk ukuran TB dan PB) hingga hitungan GB.


Berikut ialah jenis-jenis memory card. 
1. Memory Stick
Memory Stick merupakan memory card yang diperkenalkan oleh SONY dan dipatenkan untuk alat-alat elektronik keluarannya. Hampir semua kamera buatan SONY menggunakan memory stick sebagai media penyimpanannya.

>>Memory Stick Pro dan Memory Stick Duo
Merupakan generasi kedua Memory Stick dengan kecepatan dan kapasitas penyimpanan yang meningkat.

>>Memory Stick Micro M2
Memory Stick Micro (M2) menunjukkan penyimpanan data yang lebih besar , ketika ini telah  mencapai ukuran 8GB.
2. Multimedia Card (MMC)
Multimedia Card (MMC) merupakan kartu memori standar , bentuknya lebih besar dari Memory Stick dan dapat dipergunakan pada slot SD Card.

>>RS-MMC ( Reduced Size Multimedia Card)
Merupakan MMC generasi selanjutnya dengan ukuran lebih kecil , dapat digunakan pada slot MMC maupun SD Card dengan menggunakan sebuah adapter.
3. Secure Digital Card (SD Card)
Bentuk SD Card seukuran dengan MMC dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Banyak digunakan mulai dari handphone , kamera dan komputer. SD Card mempunyai switch yang berfungsi semoga SD Card menjadi write protected. 

>>Mini SD
Ukurannya kira-kira setengan ukuran SD Card , dapat dimasukkan kedalam slot SD Card atau MMC dengan menggunakan sebuh Adapter.

>>Micro SD / TransFlash
Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD dan banyak digunakan pada handphone sekarang. Kapasitas penyimpana data mampu mencapai hingga 16 GB.

>>XD Card
Dikembangkan oleh Olympus dan Fuji untuk produk-produk kamera keluarannya.
4. Compact Flash Card (CF Card)
Compact Flash Card (CF Card) merupakan kartu memori yang paling banyak digunakan pada kamera digital. Memiliki kecepatan transfer data yang paling cepat alasannya ialah memori ini memiliki chip controller. Selain dapat meyimpan file multimedia juga dapat menyimpan file data lainnya menyerupai text dan sebagainya.

Ada 2 ukuran dari CF Memory ini yaitu Compact Flash tipe I dan Compact Flash tipe II.  CF II lebih tebal (kira-kira 5mm) dari CF I (kira-kira 3 ,3mm) dan mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar pula.
5. Smart Media Card
Bentuknya seukuran Flash Card dan dapat menyimpan aneka macam bentuk file multimedia. 
6. Memory Card Lainnya
Selain ke lima memory card diatas masih ada type memory card lainnya diantaranya: 
>PC Card / PCMCIA SDHC (secure digital higt capacity)

>SM (SmartMedia).

>xD-Picture.

>Intelligent Stick.

>µ card.

>SxS™ Memory Card
(Kenapa aku menggunakan font berukuran kecil? Karena share ini cuma buat refrensi aja ,disini kita focus ke MicroSD alasannya ialah sebagian besar HH android menggunakan microSD ,setuju?)

Mari kita bahas khusus yg microSD
Awal mula-nya aku tidak berencana membahas perihal MicroSD namun tidak dapat dipungkiri , MicroSD merupakan sebuah komponen penting dalam kita beraktifitas dengan HH android. Baik untuk menyimpan foto , lagu , file bahkan video. Namun dalam perkembangannya MicroSD menjadi faktor penentu ketika kita menginginkan sebuah performa dari HH kita , contohnya untuk mensupport internal memory yang terbatas (akan aku bahas di post selanjutnya). Maka dari itu ada baiknya menyimak penjelasan di bawah ini.

Tips membeli microsd :
  • Pastikan Microsd yang dibeli memiliki garansi resmi.
  • Sesuaikan ukuran besarnya memory dengan kebutuhan anda.
  • Ukur kecepatan microsd anda setelah membeli , semoga tidak tertipu.
  • Agar dapat menjalankan fungsi fitur2 khusus (app2sd dsb) usahakan membeli microsd dengan rentang class 6 - 10.
  • Semakin besar kelas belum tentu semakin baik (terkadang class tinggi kl tidak cocok dengan HH anda ,bukan semakin cepat malah membebani HH dan membuat lambat) , selain itu sesuaikan budget anda.
  • Perlu dipahami semakin banyak data di dalam microsd kita akan menurunkan kecepatan baca-tulisnya.
Memory SDHC memiliki satu standar yang disebut Class. Sesuai kebutuhan , standar Class diartikan kecepatan minimum untuk penulisan data / Writing. Dibawah ini nilai minimum untuk kecepatan Writing dari SHDC sesuai standar class

* Class 2 : 2MB/s atau kecepatan 13X

* Class 4 : 4MB/s atau kecepatan 26X

* Class 6 : 6MB/s atau kecepatan 30X

* Class 8 : 8MB/s atau kecepatan 40X

* Class 10 : 10MB/s atau kecepatan 66X

Class 10 ialah memory dengan kecepatan penulisan tertinggi ketika ini dikelas SDHC , tentunya semakin besar Class Micro SD anda semakin andal pula kartu itu untuk menghandle aneka macam media yang ada ketika ini.Bila anda memakai ponsel android misalnya dengan kartu kelas yang lebih tinggi dapat menghandle perpindahan data dengan cepat misal dari ponsel anda ke komputer atau bila anda menginstall banyak game High Definition dan disimpan di Micro SD tentunya game tersebut dapat terbaca dengan lancar juga cepat dan mengurangi hal-hal semacam hang atau lag ,tapi tidak tertutup kemungkinan jikalau proccessor di HH anda tidak mumpuni dan anda paksakan memakai class tinggi kesudahannya bukan lancar malah sebaliknya atau lag
Beberapa tips perihal microsd :
1.Test microSD Speed Test
>untuk tester via HH anda download disini atau anda dapat menggunakan apk dari play store yang dapat anda unduh dengan klik gambar di bawah ini.

>untuk tester via PC download disini

2.Menggunakan Swapper , mempercepat proses system dengan file swap
Buat yang tanya soal SWAP / SWAPPER , pengertian swap ialah mempermudah kinerja RAM , bukan menambah kapasitas memory , jadi tidak akan ada peningkatan pada hasil benchmark.

Syarat utama :
-Sudah di root

-ROM menggunakan costum kernel (perlu diperhatikan ada juga ROM yang tidak support costum kernel)

App untuk swapper :
- swapper2 dapat anda download di sini 

- swapper for root download di sini

plus minus swap :
+ terasa lancar ketika multitasking aplikasi 

+ terasa lancar buat ngegame

- memperpendek umur sdcard , terutama sd card kelas 4 kebawah , jadi disarankan gunakan class 4 ke atas

- jangan cabut sdcard ketika anda swap on , jikalau anda hendak cabut sdcard , off-in terlebih dulu swap-nya

cara cek swap : gunakan terminal emulator (download di sini

-cek swap on kernel

 su

 free

-cek swap on terminal

 su

 cat /proc/swaps

-cek swappines on terminal

 su

 cat /proc/sys/vm/swappiness

cari disable swap :

- swapper2 : ada tombol "off"

- swapper for root : set 0MB , uncheck swap on boot

jika terlanjur cabut sdcard ketika terposisi swap on ,

write to sdcard juga akan error , solusinya:
- sdcardnya lepas , matikan ponsel

- hubungkan sdcard ke komputer via cardreader (agar dalam membaca information system on sdcard) , setelah komputer lancar barulah anda cabut (safety remove dulu)

- masukin sdcard ke ponsel lagi (masih dalam kondisi mati)

- kemudian anda nyalakan perangkat android anda dan coba sdcard anda kembali normal

3.SD Card Boost , mempercepat rate baca file di microsd secara temporary Download

4.Formatting ext2 Via terminal
Buat yang males format partisi ext2 pake sdcard mampu pribadi via HP (via terminal emulator - kalo mau pake adb jalankan perintah adb shell terlebih dahulu , keterangan lebih lanjut perihal ext dapat anda baca pada artikel tips droid sebelumnya di sini)

Perintahnya: busybox mkfs.ext2 -b 4096 /dev/block/mmcblk0p2

Memerlukan saluran superuser!

5.Recovery Data yang terhapus atau dikarenakan memory rusak
Dapat juga anda menggunakan cara yang telah aku tulis pada artikel tips droid sebelumnya tentang Recovery Data Android.

Perlu diingat:
-Upgrade MicroSD tidak memengaruhi kecepatan app yang berada dalam internal memori. 
-Ukuran kapasitas MicroSD yang digunakan bukanlah faktor yang memengaruhi kecepatan. Hal yang memengaruhi ialah class-nya.

Mengenal Android 4.0 ICS

Agustus 30, 2017
ICS atau android versi 4.0 sudah tidak aneh lagi , pada artikel tips droid ini mari kita mengembangkan bersama mengenal lebih perihal android 4.0 ice cream sandwich.

Sebelum anda melaksanakan update android anda , perhatikan terlebih dahulu beberapa hal yang membedakan ICS dengan versi sebelumnya Gingerbread dan Froyo adalah:

1.Fitur-fitur gres di ICS
Dipandang dari sudut UI , ICS dilandasi oleh tampilan gres dan fragmentasi , dengan tema Holo pada ICS. Pada ICS , manajer aplikasi memiliki UI yang benar-benar gres , dimana semua aplikasi yang sedang berjalan akan ditampilkan sebagai thumbnail dalam bentuk daftar. Untuk menutup sebuah aplikasi , caranya mudah saja dengan menggesernya keluar dari daftar. ICS juga memperkenalkan aplikasi pengenal wajah sebagai salah satu cara membuka smartphone , disebut Face Unlock. Face Unlock menggunakan kamera depan dan algoritma pengenala objek. Ini sudah dimasukkan dalam upgrade ICS untuk semua smartphone yang memiliki kamera depan (Untuk stock ROM , untuk custom ROM sebagian besar masih belum ada face unlock)

Daftar kontak akan menunjukkan lebih banyak informasi , termasuk update dari jejaring social. Di kalender , telah ditambahkan peng-kode-an warna dan sekarang bias untuk di-zoom. Dan juga sudah ada jenis pesan bunyi gres yang lebih visual , menyampaikan transkrip dari pesan-pesan suara.

Terdapat beberapa dari perubahan pada ICS yang mensugesti performa dan kestabilan system , contohnya pemakaian yang lebih besar pada CPU dan RAM. Ini berarti dalam beberapa hal , penggunaan sumber daya di ICS mensugesti system dan pengguna yang akan mencicipi bahwa ini tak sebagus ketika masih menggunakan GB atau Froyo.

2.Pemakaian RAM yang meningkat
Secara umum , bisa dibilang bahwa RAM yaitu memori yang bekerja pada smartphone , digunakan oleh proses yang sedang berjalan , berbeda dengan flash memory , yang biasa digunakan sebagai daerah penyimpanan. Seperti yang anda sudah pahami , ini yaitu penjelasan sederhana dan mungkin tidak sepenuhnya berlaku dalam beberapa kasus. Bagaimanapun juga , setidaknya itu bisa membantu  memahami perbedaan antara RAM dan flash memory pada sebuah smartphone.

Pengembangan ICS ditargetkan untuk smartphone yang memiliki RAM 1GB sperti yang disebutkan diatas. Jika ICS android anda dengan RAM yang 512MB , maka sepertiga digunakan untuk menjalankan fungsi-fungsi yang membutuhkan slot memori terdedikasi semoga bisa berjalan lancar. Sebagai contohnya , inilah yang untuk beberapa fungsi multimedia. Kapasitas yang tersisa , kurang lebih 340MB disediakan untuk pengguna , menyerupai dijelaskan dalam Android Compatibility Definition Document (CDD).

Hal menarik lainnya yaitu ada banyak aplikasi yang menggunakan RAM lebih besar di ICS. Contohnya , web browser lebih intens , dari pengukuran kami menunjukkan aplikasi ini menggunakan RAM 20-30MB lebih besar dibanding ketika masih di GB. Logikanya , adanya peningkatan juga membutuhkan pemakaian RAM yang lebih besar.

Dengan Ilustrasi pemakaian RAM sebagai berikut:
Ketika pemakaian RAM sedang banyak , misalkan hanya tersisa kira-kira 40MB , pengelola aplikasi mulai menutup beberapa proses tergantung prioritasnya. Pertama , mematikan idle background. Yang paling terakhir ditutup yaitu aplikasi foreground (aplikasi yang dijalankan oleh kita). Singkatnya lihat tabel dibawah ini. Untuk keterangan lebih lanjut , kunjungi Android developers. (Harap diingat bahwa semua penjelasan yang membahas soal pemakaian RAM yaitu perkiraan dan mungkin berbeda tergantung model smartphone dan metode pemakaian.)
Tabel diatas menunjukkan tipe-tipe proses yang berbeda. Ketika kekurangan RAM , pengelola aplikasi mulai mematikan proses-proses itu dimulai dari bawah menuju ke atas , jadi proses yang terakhir dimatikan yaitu foreground lalu persistent.

Proses yang sudah dimatikan sudah pasti akan berjalan lagi ketika pengguna membuka aplikasi itu lagi , yang artinya akan memakan waktu dan memperlambat system. Contohnya , ketika memainkan game berat (Game HD , etc) yang biasanya memakai semua RAM yang tersisa , pengelola aplikasi dipaksa untuk mematikan semua proses yang berjalan di background. Mungkin juga termasuk dialer dan bahkan aplikasi Home screen. Saat anda keluar dari game yang anda mainkan itu , ada resiko bahwa smartphone anda terasa lambat , alasannya yaitu aplikasi Home screen harus di re-start lagi , dan akan sama menyerupai di aplikasi yang akan anda buka nantinya.

3.Interaksi yang lebih lambat dengan SQL database
Satu lagi perubahan di ICS dibanding GingerBread dan Froyo yaitu bahwa Google telah memindahkan banyak SQL Handling dari daerah aslinya ke Java layer. Dalam studi internal , telah dapat dilihat bahwa operasi baca dan tulis ke SQL database memakan waktu lebih lama , balasannya memperlambat aplikasi. Banyak aplikasi yang menjalankan rentetan operasi SQL ketika mulai berjalan , yang balasannya kuat besar pada waktu start-up.

Berdasarkan latihan , operasi database atau request http semestinya tidak dijalankan di thread utama. Tapi , kita tahu bahwa ada beberapa aplikasi yang menjalankan operasi menyerupai ini pribadi di thread utama , yang menyebabkan operasi lain akan terhalangi. Juga ketika membaca feedback di play store perihal software ICS , anda dapat melihat review yang mengalami problem pada beberapa game atau aplikasi.

Jika sebuah operasi terlalu banyak makan waktu , ada resiko bahwa terjadi  Application Not Responding (ANR). Sebuah ANR terjadi  ketika sebuah aplikasi dalam batas waktu tertentu tidak menjawab sebuah Intent (perintah) , atau tidak merespon input event. Untuk Intent , batas waktunya yaitu 5 detik. Untuk input event (contoh: sentuhan di layar atau klik tombol) batas waktunya 10 detik. Akibatnya pengguna akan merasa smartphone-nya menjadi lambat dan kurang stabil dikarenakan lambatnya waktu respond akan meningkatnya ANR.

4.Memperkenalkan akselerasi hardware
Masih ada lagi perubahan di ICS , yaitu akselerasi hardware (HW) grafik sudah diaktifkan secara otomatis untuk semua aplikasi dari API level 14. Untuk aplikasi yang levelnya dibawah itu , akselerasi bisa diaktifkan di manifest dengan atribute android:hardwareAccelerated=”true”. Akselerasi HW artinya yaitu GPU digunakan untuk me-render grafik , yang bisa membuat UI jadi lebih halus. Tapi itu malah memaksa memuat lib grafik pelengkap untuk aplikasi tertentu yang akhirnya juga menambah pemakaian RAM. Dapat anda temukan bahwa aplikasi Setting/Pengaturan memakai RAM 1-2MB lebih banyak , dan bekerjsama butuh waktu lebih lama untuk berjalan bila memakai akselerasi HW dibanding  tanpa akselerasi. Saat aplikasi sudah berjalan , UI-nya sudah ter-akselerasi HW , bila aplikasi itu tidak didukung grafik yang canggih maka pengguna takkan bisa melihat perbedaannya.

Satu lagi efek dari akselerasi HW yaitu bisa membuat batere lebih cepat terkuras dalam hal tertentu. Contohnya ketika memainkan video , ketika itu akselerasi HW memaksa setiap video frame untuk dijalankan melalui GPU , balasannya akan menjadikan system menggunakan power lebih besar dibandingkan tanpa akselerasi HW.

Jika anda yaitu pengembang aplikasi android , maka anda silahkan mengevaluasi apakah akselerasi HW diharapkan atau tidak , terkait dengan problem pemakaian RAM , waktu start-up dan bahkan problem durasi batere yang bisa berefek negatif pada pemakaian pengguna. Anda bisa mempelajari lebih lanjut perihal akselerasi HW pada ICS di Android Developers blog.

5.Beberapa fakta perihal ICS
-Satu OS untuk tablet dan Smartphone:
Seperti diketahui , OS Android hadir dalam banyak sekali macam smartphone dengan spesifikasi hardware yang berbeda-beda , prosesor yang berbeda-beda , ukuran layar yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan terjadinya fragmentasi pada android dan ditanggapi Google dengan memperbolehkan para pengembang aplikasi untuk menyediakan banyak sekali macam versi aplikasi di market , dengan impian semua user dapat menggunakan aplikasi tersebut walaupun dengan ekosistem yang berbeda-beda. 
Kemudian muncul Honeycomb , sistem operasi khusus tablet yang diluncurkan Google untuk menyaingi Apple iPad. Lagi-lagi fragmentasi terjadi antara pengguna tablet dan smartphone. Android terbagi menjadi dua , Honeycomb untuk tablet , dan Android 2.3 Gingerbread untuk smartphone. 
Ice Cream Sandwich menjadi jawaban atas problem tersebut. ICS bisa berjalan baik di smartphone yang memiliki ukuran layar lebih kecil dan tablet yang memiliki ukuran layar lebih besar. Aplikasi yang berjalan pun nantinya akan bisa mengikuti keadaan sehingga cocok dengan ukuran layar perangkat yang digunakan.
-User Interface dan management system yang baru:
Seperti yang telah saya jelaskan pada artikel di atas , Banyak sekali tampilan yang berubah pada ICS baik dalam launcher maupun widget. Selain itu juga mempunyai management system yang gres , sebagai referensi ketika anda akan bertukar data dari android ke PC , maka akan terjadi perubahan yang menonjol kalau dibandingkan dengan versi sebelumnya. 
Selain itu ICS juga menyertakan kemampuan screenshot dengan animasi Polaroid kecil yang lucu untuk menyorot tindakan.
Selain itu juga sistem notifikasi di android sudah sangat baik dibandingkan sistem operasi lainnya , namun disini masih disempurnakan dengan tanda notifikasi ketika ponsel dalam keadaan terkunci
-Google Android kembali menjadi OS open source:
Custom ROM ini begitu banyak bermunculan tapi tidak untuk pengguna tablet , alasannya yaitu Google tidak pernah menyertakan source code Honeycomb ke dalam Android Open Source Project. Google beralasan hal ini untuk menghindari Honeycomb disesuaikan ke perangkat smartphone , menyerupai Gingerbread yang sudah disesuaikan (ported) ke perangkat tablet. Namun pada ICS Google menyertakan ICS ke dalam Android Open Source Project.
-Layanan konten online Google di bidang multimedia:
ICS telah menyediakan banyak sekali macam layanan konten dibanding versi sebelumnya. Selain itu juga layanan dengan system cloud yang disediakan oleh google.
-Dukungan terhadap prosesor multi core:
Dukungan terhadap prosesor multi core sudah muncul semenjak Anroid 2.0. Tapi tidak secara bawaan. Artinya , produsen perangkat lah yang menyertakan sendiri pertolongan terhadap fitur ini. Namun pada ICS akan memiliki pertolongan secara bawaan , dikarenakan ICS memerlukan spek yang tinggi (lihat artikel tips droid di atas).
-Designing Environment resmi untuk pabrikan perangkat Android:
Android hadir dari banyak sekali macam produsen dengan tampilan uniknya masing-masing (Sony Ericcson dengan Blur , HTC dengan Sense UI , Samsung dengan TouchWiz UI , LG dengan LGE UI dan masih banyak lainnya). Setiap muncul Android versi terbaru , para produsen ini harus bekerja keras untuk mengadaptasi versi terbaru ini ke perangkatnya dengan tetap mempertahankan tampilan uniknya tersebut. Apabila lancar , perangkat mereka akan segera bisa mencicipi android versi gres tersebut. Namun apabila ada kendala , ini artinya keterlambatan yang bisa menjadikan kecewanya para pelanggan yang ingin segera mencoba android versi terbaru itu. 
Google dapat membantu menghindari hal ini dengan menyediakan engine dan environment yang dapat memermudah pengubahan tampilan Android asli menjadi tampilan khas masing-masing produsen.
-Efek gres bagi kamera smartphone:
Kamera Smartphone yang tersemat di perangkat Android sepertinya akan menerima efek-efek gres dan mempunyai foto editor bawaan , menyerupai yang didemonstrasikan pada Google I/O Developer Conference , namun hal itu terkadang malah menjadi bumerang bagi pengembang ROM (mengingat beberapa custom ROM masih mempunyai bug pada system camera)
-Android 4.0 akan menggunakan Kernel Linux terbaru:
Pendiri Linux , Linus Torvald mengatakan pada bulan Juli Android akan menggunakan kernel terbaru Linux yaitu versi 3.0. Sehingga ICS dipastikan akan lebih cepat dan lebih aman daripada versi sebelumnya.
-Dukungan lebih baik terhadap teknologi Near Field Communication:
Near Field Communication merupakan teknologi untuk mengkomunikasikan perangkat anda dengan perangkat lainnya secara nirkabel. Seperti teknologi bluetooth namun lebih baik dari segi kecepatan , sekuritas , dan kemudahan. Teknologi ini jugalah yang digunakan untuk menjadikan smartphone anda sebagai alat pembayaran layaknya kartu kredit. Cukup dekatkan smartphone anda dengan mesin pendeteksi , maka pembayaran anda telah tercatat , Seperti diketahui , teknologi NFC merupakan salah satu ladang Google dimana Google memiliki Google Wallet yaitu layanan alat pembayaran dengan smartphone. Kaprikornus tidak heran Google mendukung penuh terhadap NFC dan ICS.
-Face Tracking:
Pada konferensi Google I/O , Google mendemonstrasikan teknologi face tracking yang dapat mendeteksi pergerakan wajah. Dengan teknik inilah , gambar yang dihasilkan akan lebih tajam dan stabil ketika melaksanakan web cam. ICS dapat dipastikan akan mengadopsi teknologi ini. Namun perlu anda ketahui bahwa teknologi ini belum di adopsi pada custom rom secara keseluruhan.
Beberapa keterangan lebih lanjut mengenai ice cream sandwich dapat anda lihat pada Android 4.0 Highlight.

6.Fitur belakang layar pada ICS

Android seringkali menempelkan fitur-fitur tersembunyi di setiap rilisnya. Sama juga di versi Ice Cream Sandwich ini.
Caranya:
Masuk Settings > About phone , lalu klik berulang pada Android version. Maka akan keluar tampilan menyerupai gambar di bawah ini.
Setelah muncul gambar menyerupai di atas , tap dan tahan gambar android tersebut dan sebuah belakang layar pada ics terungkap.

7.Tambahan beberapa tips ics

Beberapa tips penggunaan ics dapat anda peroleh dengan menyaksikan video di bawah ini

Mengenal Android 4.1 Jelly Bean

Agustus 30, 2017
Bagi pengguna android mungkin istilah "ICS" atau android versi 4.0 sudah tidak absurd lagi , namun setelah adanya kemunculan android 4.0 , google kembali melaksanakan release untuk versi terbarunya 4.1 dengan code "Jelly Bean". Sebelumnya telah dibahas pada tips droid "Mengenal Android 4.0 ICS". Pada artikel ini Mari kita membuatkan bersama wacana Jelly Bean. Fitur apa saja yang akan disematkan pada android versi 4.1 ini?

Android 4.1 Jelly Bean hasilnya resmi diumumkan bersamaan dengan perangkat terbaru tablet Nexus 7. Sebagai versi lanjutan dari sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich , tentunya akan ada banyak fitur gres yang ditambahkan ke dalamnya.
Fitur yang ditawarkan android 4.1
Sumber: wikipedia , inetdetik , pulsa dan beberapa artikel di internet
VersionRelease dateFeatures
4.1.1July 9 , 2012
  • Smoother user interface:
    • Vsync timing across all drawing and animation done by the Android framework , including application rendering , touch events , screen composition and display refresh
    • Triple buffering in the graphics pipeline
  • Enhanced accessibility
  • Bi-directional text and other language support
  • User-installable keyboard maps
  • Expandable notifications
  • Ability to turn off notifications on an app specific basis
  • Shortcuts and widgets can automatically be re-arranged or re-sized to allow new items to fit on home screens
  • Bluetooth data transfer for Android Beam
  • Offline voice dictation
  • New interface layout for tablets with smaller screens or phablets (whose screens more closely resemble that of a phone)
  • Improved voice search
  • Improved camera app
  • Google Wallet (for the Nexus 7)
  • High-resolution Google+ contact photos
  • Google Now search application
  • Multichannel audio[73]
  • USB audio (for external sound DACs)
  • Audio chaining (also known as gapless playback)
  • Stock Android browser is replaced with the Android mobile version of Google Chrome in devices with Android 4.1 preinstalled
  • The abillity to allow other launchers to add widgets from the app drawer without requiring root access.
1.Fast & smooth
Android ICS sudah cukup mempesona dengan tingkat responsifitas yang lebih baik , namun Jelly Bean menunjukkan kenyamanan yang lebih berkat Project Butter. Project Butter dalam Jelly Bean tak hanya mengubah tampilan Android lebih menarik , namun diklaim juga dirancang untuk mengoptimalkan kemampuan System on Chip (SoC) pada tiap-tiap ponsel.

Google mengklaim ada 3 hal yang membuat Project Butter tampil mempesona , Vsync untuk anti flickr , lalu Triple Buffering untuk mengoptimalkan OpenGL , kemudian optimalisasi pada prosesor untuk meningkatkan responsifitas ponsel. Jadi bukan cuma sentuhan saja yang direspon dengan cepat , Jelly Bean juga membuat perpindahan aplikasi semakin smooth.


2.Google Now

Google Now merupakan aplikasi berbasis lokasi yang diklaim bisa menyampaikan banyak informasi kepada penggunanya , ini yaitu salah satu fitur unggulan di Jelly Bean. Tak ibarat sistem berbasis lokasi pada umumnya , Google Now dapat bekerja menggunakan search history dari browser , kalender serta lokasi pengguna. Hal ini diyakini dapat menghasilkan informasi yang lebih relevan untuk masing-masing pengguna.
Misalnya , saat pengguna sedang ada jadwal meeting disuatu tempat. Google Now akan membantu Anda untuk mengingatkan supaya datang sempurna waktu dengan menginformasikan estimasi lama perjalanan , jadwal bus untuk hingga ke daerah tujuan , dan lain-lain.

3.Expandable , actionable notifications
Bar notifikasi yang ada di Jelly Bean kini dibuat lebih pintar. Katakanlah saat pengguna mendapat panggilan tak terjawab , maka untuk menelpon kembali melalui kafe notifikasi tersebut.

Selain itu notifikasi kini juga mencakup untuk banyak sekali aplikasi ibarat Music , Pulse , dan Gmail yang diperluas untuk menyampaikan rincian lebih lanjut tanpa harus membuka aplikasi.
4.Widget yang cerdas
Widget kini semakin cerdas. Widget tersebut kini dapat menyesuaikan ukuran secara otomatis dengan space yang tersisa di layar. Sehingga widget berukuran besar sekali pun akan tetap lebih sedap dipandang.
5.Gallery photo baru
Pada Android ICS pengguna sudah ditawarkan mengambil gambar tanpa lag serta kemampuan Burst yang memukau , di Jelly Bean pembenahan justru dilakukan pada aplikasi galery foto.
Pada Android Jelly Bean , mengambil gambar/foto pun diklaim akan lebih intuitif. Dengan membawa tampilan antarmuka dan fungsi gerak gres , pengguna pun cukup menggeser ke samping untuk mengakses galeri. Pengguna juga dapat dengan cepat menghapus gambar dengan cara menggesernya dari layar.

6.Pencarian dengan bunyi lebih smart

Memang , sudah semenjak lama pengguna bisa melaksanakan pencarian web dengan perintah bunyi di Android , tapi kini fitur tersebut dibuat lebih terpelajar dengan kemampuan menjawab.

Aplikasi paling lawas di perangkat Android , Google Search , secara signifikan juga telah mengalami perubahan. Di mana , Google Search kini telah support dengan perintah bahasa alami. Dengan begitu , Google tampaknya telah siap untuk menghadirkan calon penantang serius bagi Siri. Ketika pengguna melaksanakan pencarian , pengguna akan memperoleh sebuah kartu berdesain minimalis. Menariknya , saat pengguna menggesek ke kiri , kartu itu kan memperlihatkan kepada pengguna daftar hasil pencarian dari Google Search.


7.Keyboard and Voice Input
Sebagai alat input teks , keyboard pada Jelly Bean juga diklaim telah mengalami peningkatan , dengan prediksi kaya yang lebih baik dan lebih akurat serta kamus yang telah diperluas. Pada sistem operasi terbaru itu , fitur Voice Typing kini juga tersedia dalam modus offline. Ini berarti pengguna tidak lagi memerlukan koneksi data untuk melakukannya , selain itu kinerja fitur itu juga tidak terpengaruh oleh kecepatan yang lambat.
8.Aksesibilitas
Dengan Jelly Bean , pengguna tunanetra dapat menggunakan 'Mode Gesture' untuk melaksanakan navigasi UI menggunakan sentuhan dan gerakan menggesek dalam kombinasi dengan keluaran suara. Jelly Bean juga menambahkan derma untuk plugin aksesibilitas untuk memungkinkan masukan Braille eksternal dan perangkat output melalui USB dan Bluetooth.
Beberapa fitur lain dapat anda baca situs official di sini.

Mengenal Android 4.2 Key Lime Pie

Agustus 30, 2017
Android kini menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan. Baik di Indonesia maupun manca negara , OS android semakin popular di banyak sekali kalangan dan terus berkembang. Setelah sebelumnya tips droid membahas ICS dan Jelly Bean , kini tips droid ingin membuatkan kepada anda perihal android key lime pie. Mari kita membuatkan bersama.

Android 4.2 akan menampilkan sejumlah fitur canggih ibarat "Roadrunner Proyek" dan "Google Now" yang lebih baik dari versi sebelumnya (Google Now dapat anda baca pada artikel tips droid tentang Jelly Bean ). Android versi 4.2 yang akan dikenal sebagai 'Key Lime Pie'.

Beberapa fitur yang menjadi rumor android key lime pie:
1.Project Roadrunner
Proyek Roadrunner jauh ibarat dengan Proyek Butter pada jelly bean dan kehalusan UI pada perangkat dikabarkan lebih smooth , selain itu Google telah menambah masa pakai baterai perangkat pada platform Android sehingga asupan daya pada perangkat menjadi lebih optimal. Ini yakni info yang sangat baik bagi pengguna ponsel Android.
2.New Play Store
Android 4.2 akan menambahkan fitur google Play Store menjadi lebih halus dengan perbaikan kecepatan selain itu juga menambahkan beberapa fitur gres juga. Sebagai contohnya pada promosi didalam aplikasi itu sendiri yang akan mengikat ke pemberitahuan serta pilihan penagihan lebih dan ditingkatkan ketika anda melaksanakan pembelian app.
3.Update Google Now!
Inovasi pencarian terbaru dari Google telah sukses dibenamkan pada OS Jelly Bean dan kini pada Key Lime Pie akan menerima update terhadap fitur ini. Google Now! populer di seluruh dunia dan telah mengambarkan dirinya untuk menjadi lebih berilmu dari Siri besutan dari apple. Google Now! memiliki banyak potensi dan untuk menerima menjadi lebih baik. Mengikat ke layanan lebih banyak dan lebih pada seluruh web bisa menjadi salah satu cara Google bisa membawa ini ke tingkat berikutnya.
4.Update Video Player
Sebuah pemutar video yang lebih baik. Google melaksanakan pembenahan aplikasi untuk mengikat menjadi lebih baik pada sektor web dan untuk membuat aplikasi yang melaksanakan jauh lebih banyak daripada yang pernah telah dilakukan. API akan ditawarkan bagi para pengembang untuk membuat aplikasi mereka menjadi pemutar video jauh lebih fleksibel dan diarahkan multi guna. Ini bisa menjadi awal dari sebuah layanan media streaming dari Google.
5.Android customization center
Merupakan sarana yang terkait dengan kustomisasi. Sebelumnya kustomisasi produsen sedang dipengaruhi oleh standar seluruh sistem integrasi yang menciptakan sejumlah masalah. Sekarang dengan Kustomisasi Android akan menawarkan ruang di mana produsen akan bisa menyediakan fitur perhiasan , tema , paket bahasa , widget , bunyi dan banyak lagi. Ini sekarang akan mungkin untuk mengubah bahasa , tema , launcher , latar belakang dan suara. Pengguna juga akan dapat mengubah tampilan ikon dan juga akan menampilkan posting filter. Singkatnya Anda benar-benar dapat mengubah user interface perangkat anda.
Rumor perihal Key Lime Pie

Rencana Google merilis sebuah smartphone gres makin santer terdengar. Rumor terakhir mengabarkan LG akan terpilih menjadi produsen smartphone Google Nexus terbaru.
Seri Nexus digunakan Google untuk mempertunjukkan kemampuan alami Android. Smartphone Nexus tidak memiliki aplikasi perhiasan yang kerap ditambahkan oleh produsen smartphone Android. Namun layaknya smartphone Android lain , pengguna dapat menambahkannya sendiri.

Bila LG jadi dipilih menjadi produsen smartphone terbaru Google , maka ini akan jadi pengalaman pertamanya. Sebelum LG , tercatat Samsung , HTC dan Asus pernah menjadi produsen gadget seri Nexus. Samsung dikenal merakit dua smartphone Google yaitu Nexus S dan Galaxy Nexus. HTC menjadi produsen smartphone Nexus One. Sedangkan Asus menjadi produsen tablet milik Google , Nexus 7.


Secara umum , spesifikasi yang diusung ponsel LG Nexus G ini tak tjauh beda dengan ponsel LG Optimus G yang merupakan ponsel flagship LG yang gres saja diluncurkan.

LG Nexus G ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Pro yang didukung oleh memori RAM 2GB serta grafis Adreno 320 , spesifikasi ibarat ini akan menghasilkan performa yang powerfull mengingat prosesor yang digunakan yakni prosesor quad-core mobile tercepat ketika ini , dan sebuah kamera 8 megapixel. Beberapa rumor bahkan menyebutkan Nexus terbaru akan berbasis LG Optimus G yang baru-baru ini LG umumkan. Menurut informasi CNet (06/10) , LG dan Google telah siap merilis Nexus gres ini pada simpulan bulan Oktober.

Ponsel LG Nexus G ini kemungkinan akan mengusung layar berukuran sama dengan LG Optimus G yang hadir dengan resolusi 1280 x 768 piksel dengan menggunakan teknologi IPS (In-Plane Switch) panel.

Smartphone LG Nexus G ini mengusung desain unibody untuk mempertahankan ketipisan perangkat dengan konsekuensi baterai tidak dapat dilepas atau non-removable. Tak hanya itu , LG Nexus G ini hadir tanpa adanya tombol kapasitif , konsep ibarat ini sama ibarat Galaxy Nexus.

Masalah ruang penyimpanan , LG Nexus G ini akan tersedia 2 pilihan penyimpanan , yakni 8GB dan 16GB tanpa kehadiran slot microSD untuk ekspansi ruang penyimpanan.

Seperti Lumia 920 dan Lumia 820 , LG Nexus G ini kabarnya juga dilengkapi dengan fitur wireless charging atau pengisian daya tanpa menggunakan kabel , fitur ibarat ini tampaknya akan menjadi tren smartphone kelas atas kedepannya.

Seperti yang dilansir dari Slashgear (05/10/2012) , spesifikasi LG Nexus G lain ibarat kamera dan fitur-fitur lain kemungkinan tak beda jauh dengan LG Optimus G. Istimewanya , LG Nexus G telah mengusung sistem operasi Android 4.2.


Apabila terpilih menjadi perakit smartphone Google maka nama LG berpotensi untuk melejit.

Catatan:
Seperti pada artikel ICS dan Jelly Bean , kami akan melaksanakan update artikel ketika OS tersebut benar di release , artikel ini hanyalah rumor yang saya rangkum pada beberapa sumber artikel di internet (sidomi.com , kompas , etc)

Android Itu Canggih

Agustus 29, 2017
Apakah tujuan anda dalam membeli android? Seberapa besar hati anda memiliki android device? Apakah anda mengetahui bahwa android yakni OS yang canggih. Mari kita bahas beberapa dari kecanggihan yang dimiliki oleh android pada artikel tips droid ini.

Berikut ini yakni sebagian kecil dari kecanggihan yang dimilik oleh android:
1.Augmented reality
Augmented reality atau AR yakni teknologi yang menggabungkan benda maya tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan kasatmata tiga dimensi dan menampilkannya dalam waktu nyata. Tidak ibarat realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan , realitas tertambah sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan. Android memiliki fitur tersebut , anda dapat menemukan aplikasinya pada google play dengan mengetikan keyword "augmented reality"
2.Sensor pada android
Berbagai macam sensor tertanam dalam device android , di antaranya (disini tidak saya bahas semua , namun hanya beberapa saja) 
>>GPS dimana anda dapat menemukan lokasi anda berada atau seseorang yang anda cari , beberapa aplikasi dapat anda download di google play dengan keyword GPS ,seperti contohnya: navitel , selain untuk petunjuk arah , GPS dikembangkan untuk menentukan dimana anda berada kemudian memindai orang terdekat dan dengan menggoyangkan android anda , maka anda dapat mengembangkan file dengannya , contoh: bump
>>Proximity yakni sensor yang mempermudah Anda dari keharusan mengubah setting-an Android dengan memungkinkan Anda untuk mengontrol ponsel Anda hanya dengan memiringkan dan melambaikan tangan Anda di atas sensor jarak tertentu. Anda mungkin memperhatikan bahwa ketika Anda menaruh ponsel ke telinga.Contohnya: Prox Pro
>>Acclerometer Sensor ini mengukur akselarasi (meter/second2) yang terjadi pada perangkat. Nilai bernafsu yang terbaca merupakan nilai akselarasi sebagai hasil gaya yang dilakukan terhadap perangkat. Accelerometer membaca tiga sumbu koordinat perangkat , x , y , dan z ibarat pada gambar di bawah ini. Setiap nilai yang dibaca selalu dipengaruhi oleh gravitasi bumi , alasannya yakni setiap benda selalu terkena gaya gravitasi. Maka dari itu , apabila sumbu z perangkat diletakkan di bidang datar dengan layar menghadap ke atas , sensor akan membaca nilai ≈ 9 ,81 m/s2. Salah satu penggunaan sensor ini yakni pada aplikasi Pedometer.
>>Sensor suara untuk sensor ini tidak absurd lagi , android menggunakan sensor ini sehingga anda dapat lebih berinteraksi dengan android anda
>>Sensor cahaya merupakan salah satu sensor yang memungkinkan android anda mengenai seberapa besar yang diharapkan biar anda dapat mengoperasikan android dengan optimal (tidak saya sertakan video alasannya yakni anda dapat menemukan contohnya pada setting>display> coba pilih auto pada pencahayaan)
>>Sensor magnetic biasa digunakan pada aplikasi digital kompas.
3.Android sebagai pengendali gadget lain
Android dapat juga digunakan sebagai pengendali gadget lain , ibarat contohnya robot , PC atau laptop , smart tv , mainan dan masih banyak lagi gadget yang mampu dikendalikan oleh android
4.Android OS Smart yang memungkinkan mengenali anda dengan memindai anda
Seperti contohnya aplikasi face lock pada ICS
Selain itu anda tanpa menyentuh android device , anda dapat mengoperasikannya , sebagai contohnya teknologi Floating Touch
5.Android sebagai pengganti gadget lain
Seperti yang kita ketahui , android yakni gadget yang multi fungsi dan dapat untuk menggantikan gadget lain ibarat contohnya digital camera , mp3 player , digital kompas , dan masih banyak lainnya. Selain itu beberapa gadget kini juga menggunakan OS android , ibarat contohnya camera pada galaxy camera atau smart tv berbasis android.
6.Android mempermudah pekerjaan anda
Karena kecanggihan OS Android , maka banyak sekali pekerjaan anda kini dapat mudah dikerjakan , bahkan android juga digunakan oleh banyak sekali pekerjaan termasuk pada sektor medis dan sektor military
7.Rumor android masa depan yang mengesankan
Anda pasti pernah menonton film science fiction star trex atau mungkin film kartun doraemon yang memperlihatkan kecanggihan yang ada , mungkin sebentar lagi android anda akan merealisasikannya untuk anda
Atau anda dapat melaksanakan charging baterai tanpa memerlukan kabel
Atau mungkin sebuah ponsel android yang ramah lingkungan? Dapat anda baca lebih lengkapnya di sini
Atau mungkin sebuah ponsel lentur dengan nama Galaxy skin? Anda ingin tahu lebih dapat anda baca di sini
Itu yakni sebagian kecil dari perkembangan teknologi android , banyak sekali kecanggihan ditawarkan oleh android , namun yang menjadi sebuah pertanyaan dikala ini yakni , sudahkah anda siap menghadapi teknologi yang ditawarkan android itu? Sudah optimalkan penggunaan android anda pada keseharian anda dikala ini?

Mari kita bersama mengembangkan sehingga kita mampu mengoptimalkan penggunaan android kita pada dikala ini dalam membantu mempermudah segala aktifitas kita.